Menu

Teknologi Digital Tekan Kecurangan

  • Kamis, 17 Maret 2022
  • 206x Dilihat

Pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan pasar tradisional memberikan dampak positif bagi pendapatan Perumda Pasar. Hal ini dikarenakan mampu mengoptimalkan pemungutan retribusi pedagang dan parkir serta menekan terjadinya kecurangan.

Dirut Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar Ida Bagus Kompyang Wiranata mengatakan, beberapa sistem yang diganti ke online mampu memaksimalkan pendapatan Perumda Pasar di tengah pandemi Covid-19. Seperti pungutan biaya operasional pedagang dilakukan secara online dan pembayaran parkir menggunakan sistem digital.

“Jadi, dengan memanfaatkan teknologi digital ini kecurangan bisa ditekan. Misalnya ada oknum dari pihak kami yang telah melakukan pemungutan, tapi tidak melaporkan. Tentu itu tidak bisa dilakukan karena sistem sudah online,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Selanjutnya dalam hal parkir, ketika ke luar pasar pengunjung tidak bisa bernegosiasi. Mau tidak mau mereka harus melakukan pembayaran dengan sistem digital yang sudah diterapkan. “Itu yang kami genjot untuk bisa mendapat pendapatan di tengah pandemi Covid-19. Di pelataran pun kami sudah berlakukan pungutan online,” terangnya.

Terkait sistem online khususnya pungutan kepada pedagang, Gus Kowi, panggilan akrabnya, menyatakan pihaknya bekerja sama dengan perbankan. Saat pedagang mengisi saldonya, sistem akan memotong otomatis untuk pungutan yang dilakukan. Hal ini cukup efektif karena pedagang lebih disiplin dan menekan terjadinya kecurangan.