Menu

Perumda Siapkan Akses Baru Hidupkan Kuliner Pasar Badung

  • Selasa, 04 Agustus 2026
  • 7x Dilihat

Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar menyiapkan strategi untuk menghidupkan kembali pusat kuliner di lantai 3 dan 4 Pasar Badung yang selama ini sepi pengunjung.
Salah satu langkah yang tengah dikaji adalah pembangunan akses langsung menuju lantai atas agar masyarakat maupun wisatawan dapat menjangkau kawasan kuliner dengan lebih mudah. Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, I Wayan Suadi Putra, mengatakan persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah sulitnya akses menuju lantai 3 dan 4. Kondisi tersebut membuat aktivitas perdagangan kurang berkembang, banyak los dan kios belum terisi, serta berdampak pada pendapatan pedagang maupun Perumda. "Kami sedang mengkaji teknis pembuatan akses langsung menuju lantai 3 dan 4. Konsepnya masih dipelajari untuk mencari solusi yang paling  memungkinkan," ujar Suadi Putra, Senin (3/8). Menurutnya, akses baru dirancang agar pengunjung tidak harus melewati lantai 1 dan 2 untuk menuju pusat kuliner.
Salah satu alternatif yang dikaji adalah pembangunan lift atau sarana vertikal dari bagian luar gedung sehingga akses menjadi lebih cepat dan nyaman. "Mungkin menggunakankonsep lift dari luar gedung. Harapannya masyarakat dan wisatawan lebih mudah menuju pusat kuliner sehingga kunjungan meningkat," katanya. Suadi Putra mengungkapkan, berdasarkan laporan Kepala Pasar Kumbasari, kunjungan wisatawan ke Pasar Seni Kumbasari terus mengalami peningkatan. Bahkan, banyak wisatawan yang menanyakan keberadaan pusat kuliner di kawasan Pasar Badung. Kondisi tersebut menunjukkan potensi besar yang belum tergarap maksimal. Menurutnya, letak Pasar Badung yang berdampingan dengan Pasar Kumbasari menjadi peluang untuk mengembangkan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata belanja sekaligus wisata kuliner.
Namun, potensi itu belum mampu dimanfaatkan secara optimal karena kendala akses menuju lantai atas. Selain membenahi infrastruktur, Perumda juga akan mengundang  para tenant dan pelaku usaha untuk menyusun konsep pengembangan kawasan kuliner. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan daya tarik baru sekaligus meningkatkan okupansi los dan kios yang masih kosong. "Kalau nanti ada tenant yang siap mengembangkan usaha di sana, tugas kami adalah menyiapkan akses yang lebih baik. Dengan begitu pusat kuliner Pasar Badung bisa kembali hidup dan menjadi tujuan masyarakat maupun wisatawan,"ujar Suadi Putra. Perbaikan akses ini diharapkan
tidak hanya meningkatkan jumlah pengunjung, tetapi juga menggerakkan kembali aktivitas ekonomi di lantai atas Pasar Badung serta menekan tingginya tunggakan retribusi akibat masih sepinya aktivitas perdagangan.