Menu

Pengawasan Harga dan Stok Diperketat

  • Sabtu, 04 April 2026
  • 21x Dilihat

Satuan Tugas (Satgas) PanganPolda Bali mengintensifkan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional, distributor hingga ritel modern di Denpasar, Jumat (3/4). Langkah ini dilakukan untuk mengawasi Harga dan ketersediaan 14 bahan pokok penting (bapokting) di tengah kebutuhan masyarakat yang terus bergerak. Tim gabungan yang terdiri dari Ditreskrimsus Polda Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas PMPTSP, Bulog Kanwil Bali serta Badan Pangan Nasional menyisir sejumlah titik distribusi pangan. Sidak dilakukan di Pasar Kreneng dengan menyasar sejumlah pedagang, di antaranya Toko Kamila, penjual daging sapi dan ayam potong serta Warung Bumbu Ibu Gek Sri. Pengawasan juga diperluas ke distributor UD Sari Limo di Jalan Gatot Subroto dan ritel modern Supermarket Bintang di Jalan Hayam Wuruk. Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy, mangatakan, pengawasan dilakukan untuk memastikan Harga tetap dalam batas wajar dan pasokan tersedia di pasar. "Hasil pemantauan sementara menunjukkan harga relative stabil dan pasokan mencukupi," terangnya. Petugas tidak hanya memantau harga, tetapi juga menelusuri rantai distribusi untuk memastikan tidak ada penimbunan atau praktik yang memicu kenaikan harga di tingkat, konsumen. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh dari pedagang pasar hingga distributor. Dalam sidak tersebut, Satgas Pangan juga memberikan peringatan kepada pelaku usaha agar tidak menjual komoditas di atas ketentuan pemerintah. Aparat menyatakan akan mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran. "Apabila terjadi pelanggaran, akan ditindak secara berjenjang, mulai dari teguran tertulis hingga pencabutan izin usaha," kata Ariasandy. Dikatakan pula, hingga saat ini, hasil pemantauan menunjukkan harga sejumlah bahan pokok di Denpasar masih dalam kondisi terkendali dengan ketersediaan yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.