Menu

Pemerintah Kendalikan Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

  • Selasa, 11 Maret 2025
  • 212x Dilihat

Pengendalian harga adalah kunci menjaga kesejahteraan masyarakat khususnya pada momentum Ramadhan, hari raya besar keagamaan nasional (HBKN) Nyepi dan Idul Fitri. Salah satu komoditas penyumbang utama kenaikan harga pada periode HBKN ini yaitu komoditas pangan, salah satu yang disoroti adalah cabai rawit sempat mengalami lonjakan tajam. Selain itu juga disebutkan pentingnya menjaga stabilitas harga canang sari menjelang Hari Raya Nyepi. Dalam High Level Meeting (HLM) Bank Indonesia, Pemerintah Kota Denpasardan dalam forum Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar mencuat secara historis, komoditas yang sering menjadi penyumbang inflasi Kota Denpasar pada HBKN Nyepi antara lain canang sari, cabai rawit, dan daging ayam ras. Sedangkan pada bulan Ramadhan dan HBKN Idul fitri, komoditas yang sering menyumbang inflasi adalah daging ayam ras, tomat dan minyak goreng. Strategi yang dapat ditempuh oleh TPID dalam pengendalian harga menjelang HBKN, jangka pendek yaitu melakukan Gerakan Pasar Murah (GPM) dengan fokus pada komoditas pangan strategis dan Kerjasama Antar Daerah (KAD) dalam rangka penguatan ketahanan pangan di Kota Denpasar dalam jangka menengah. Bank Indonesia Provinsi Bali Deputi Kepala Perwakilan
Butet Linda, H. Panjaitan menyampaikan perkembangan inflasi Kota Denpasar dan rekomendasi kebijakan pengendalian inflasi untuk menghadapi Ramadhan, HBKN Nyepi dan Idul Fitri.