Sebagian los dan kios di Pasar Badung, khususnya lantai 3 dan 4 masih belum ditempati pedagang. Saat ini sudah ada 17 yang dikembalikan ke perumda dan sisanya masih dilakukan pendataan yang nanti akan dikembalikan penggunaannya. Dirut Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata, Selasa (4/3) mengatakan, masih ada sekitar 20 persen los dan kios kosong di lantai 3 dan 4 yang belum difungsikan pedagang. Meski demikian, Gus Kowi panggilan akrabnya mengaku kondisi ini sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya yang kekosongan hampir 50 persen. Terlebih saat pandemi yang kunjungan sangat sepi. Saat ini kata dia, sudah ada 17 los dan kios yang dikembalikan. "Sekarang tim kami sedang turun untuk mendata berapa pedagang yang memang sudah tidak bisa lagi berjualan akan kami putuskan sewa," ungkapnya. Terhadap los dan kios yang sudah dikembalikan oleh pedagang, perumda akan mencarikan pengganti. Pihaknya akan mempromosikan tempat tersebut untuk masyarakat yang mau berjualan. Akibat kekosongan kios dan los ini membuat banyak tunggakan oleh pedagang. Tunggakan ini pun terjadi karena banyak pedagang yang belum pulih sehingga belum mampu membayar. Adapun tunggakan tercatat mencapai Rp.2,5 miliar, khususnya untuk biaya sewa. "Rata - rata masih menunggak pembayaran uang sewa tempat dari sejak Pandemi Covid - 19 hingga saat ini. Pedagang terimbas pandemi Covid - 19 yang menyebabkan banyak tunggakan belum terbayarkan", katanya.
26 Agustus 2025
18 November 2025
03 November 2025
20 Oktober 2025