Menu

Kembalikan Keharmonisan Alam , Pemkot Denpasar Gelar Pecaruan Panca Kelud Pascabanjir

  • Jumat, 31 Oktober 2025
  • 78x Dilihat

Pemerintah Kota Denpasar menggelar karya Pecaruan Panca Kelud, Yamaraja Wraspati Kalpa Agung pascabencana banjir yang melanda wilayah Denpasar, sebulan lalu. Upacara yang bertujuan untuk mengembalikan keharmonisan alam dan dipuput Sulinggih Tri Sadaka ini, dipusatkan di Kawasan Pasar Badung, Kamis (30/10). Usai pelaksanaan karya, rangkaian dilanjutkan dengan Ngaturang Pakelem di Kawasan Muara Tukad Badung, Hadir dalam kesempatan tersebut, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara Dandim 1611, Kolonel Inf. Putu Tangkas Wiratawan, Forkopimda Kota Denpasar, PHDI Kota Denpasar, Sabha Upadesa,npimpinan OPD, serta undangan lainnya. Seluruh rangkaian upacara diakhiri dengan persembahyangan bersama dangan bersama ngerebeg caru. Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, mengatakan, upacara besar berupa Panca Kelud, Yama Raja, Pati Kalpa dan Mulang Pakelem yang digelar Pemerintah Kota Denpasar ini, bertujuan mengembalikan keharmonisan alam pascabanjir yang menelan korban, pada 10 September 2025. "Setelah mapinunasan (meminta petunjuk kepada orang pintar) bahwa yang harus digelar itu, yaitu Panca Kelud, Yama Raja, Pati Kalpa, dan Mulang Pakelem sebagai wujud permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi dan mengembalikan keharmonisan alam," jelasnya. Sementara Walikota Jaya Negara, mengatakan, pelaksanaan upacara ini juga merupakan bentuk permohonan maaf, sehingga diharapkan tidak terjadi bencana di wilayah Kota Denpasar. Meski demikian, selain upaya niskala, upaya sekala juga terus digenjot, seperti halnya normalisasi sungai, penananaman pohon di sempadan sungai, early warnning system, serta penataan bantaran sungai. "Semoga melalui berbagai upaya yang terus diotimalkan dapat mendukung optimalisasi penanganan kebancanaan, dan Kota Denpasar sénantiasa terbebas dari bencana," harap Jaya Negara.