Daya beli masyarakat Denpasar terancam semakin melemah karena inflasi Denpasar tertinggi se-Bali pada Maret 2025. Inflasi Denpasar mencapai 2,53 persen. Buktinya hingga Rabu (9/4) harga sembako dan upakara melambung naik di Denpasar.
Kepala BPS Denpasar Andri Yudhi Supriadi mengatakan, inflasi tertinggi tercatat di Kota Denpasar sebesar 2,53 persen yoy dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,55 dan inflasi terendah tercatat di Singaraja sebesar 1,09 persen dengan IHK sebesar 108,08. Inflasi tahunan (y-on-y) terjadi karena naiknya harga komoditas-komoditas amatan yang ditunjukkan oleh naiknya sembilan indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,07 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,47 persen. Penyebab inflasi lainnya yaitu kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,77 persen, kelompok kesehatan sebesar 3,16 persen, kelompok transportasi sebesar 1,96 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,74 persen.
26 Agustus 2025
18 November 2025
20 Oktober 2025
03 November 2025