Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota denpasar menyelenggarakan sekolah pasar bertema “ JAGA PASAR KITA” di Pasar Agung, Kecamatan Denpasar Utara.
Kepala Dinas Disperindag Kota Denpasar I Wayan Gatra mengatakan penyelenggaraan sekolah pasar ini dirintis sejak tahun 2016. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pedagang untuk selalu menjaga kebersihan diri maupun lingkungan serta mewujudkan terciptanya pasar rakyat yang ramah, tegas dan terpercaya.
Kegiatan yang menghadirkan instruktur tim pendampingan pasar dari ikatan Sarjana Ekonomi itu diikuti 40 peserta dari perwakilan 4 Pasar Tradisional, yakni Pasar Sindu Sanur, Pasar Pedungan, Pasar Tegal Arum dan Pasar Windhu Boga. Melalui sekolah pasar inim kami berharap dapat menjadi wahana pembelajaran dan edukasi bersama untuk menciptakan pasar rakyat yang berkualitas dan berdaya saing tinggi serta meningkatkan peran ekonomi kerakyatan.
Menanggapi hal itu, Walikota Denpasar Ida Bagus Rai DharmaWijaya Mantra mengatakan, Pasar Tradisional menjadi gerbang pertama dalam upaya mengajak warga masyarakat meningkatkan ekonomi kerakyatan. Tidak hanya penataan fisik pasar dan pengelolaan pasar tradisional bertaraf modern, namun juga saat ini pemerintah Kota Denpasar terus melakukan berbagai program inovasi meningkatkan peran pasar tradisional.
Revitalisasi Pasar Tradisional tidak hanya mengubah fisik pasar sajam melainkan diharapkan mampu mengubah pola pikir pengelola pasar dan pedagang di dalam memberikan pelayanan kepada konsumen.
Selain memberikan pemahaman kepada pedagang, sekolah pasar ini juga dibentuk sebagai wahana belajar bersama, bertukar pikiran serta sebagai tempat persamaan dan memunculkan gagasan inovasi dan kemajuan pasar rakyat kedepannya.Kami mengambil contoh di Pasar Agung dan Pasar Sindhu dengan omzet sebelum revitalisasi berkisar Rp 2 Miliar sampai dengan Rp 3 miliar namun sekarang setelah direvitalisasi bisa mencapai Rp 14 miliar, jadi bahwa Pasar Rakyat itu mampu bersaing.
26 Agustus 2025
18 November 2025
03 November 2025
20 Oktober 2025