Menu

Capai Ribuan Orang Didominasi Pencarian Rempah - Rempah

  • Rabu, 13 Mei 2026
  • 31x Dilihat

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) masih tetap eksis di pasar tradisional, khususnya Pasar Badung. Adapun komoditas yang paling sering menjadi incaran yakni rempah-rempah terutama untuk yang jenis serbuk.

KEPALA Unit Pasar Badung, I Komang Sutrisna saat diwawancarai, Selasa (12/5) mengatakan, kunjungan wisman ke Pasar Badung tetap ada, bahkan dalam sebulan bisa mencapai seribu lebih kunjungan. "Mereka dominan mencari rempah-rempah. Terutama yang serbuk. Seperti vanili, serbuk cabai dan sebagainya," terang Sutrisna. Rempah-rempah ini menurutnya akan dibawa ke negara asal wisman, yang keberadaan komoditas ini cukup sulit di negara mereka. Kedatangan wisman ke Pasar Badung pun beragam, baik itu Amerika, Australia, India dan sebagainya. Kedatangannya mengikuti musim-musim liburan. Biasanya, wisman ini berkunjung ke Pasar Badung sekaligus ke Pasar Seni Kumbasari di sebelahnya untuk mencari produk kesenian. Meski diakuinya, kunjungan ke Pasar Seni tentu akan lebih banyak dibandingkan Pasar Badung. Berdasarkan catatan kunjungan yang dimiliki, pada tahun 2025 lalu, kunjungan wisman ke Pasar Badung mencapai 16.930 orang. Sementara pada tahun ini hingga April 2026 kunjungan sudah mencapai 3.520 orang. Paling banyak kunjungan itu pada Mei 2025 yang mencapai 5.631 orang. Kunjungan juga nampak cukup tinggi pada akhir dan awal tahun. Tercatat pada Desember 2025 jumlah kunjungan wisman mencapai 1.104 orang dan Januari 2025 mencapai 1.014 orang. "Jumlah kunjungan ini juga mengikuti musim-musim liburan wisatawan atau high season yang terjadi di Bali,"imbuhnya.