Menu

Angkat Tema Air, Ratusan Seniman Tato Beradu

  • Senin, 01 Juli 2024
  • 583x Dilihat

D'Youth Fest 4.0 bersama dengan Inkdonesia Movement kembali hadir untuk ketiga kalinya dalam Denpasar Tatto Fest 2024 sejak Minggu (29/6) sampai (30/6) di Gedung Graha Yowana Suci, Denpasar.

Penyelenggara sekaligus Perwakilan dari Inkdonesia Movement, Putu Agus Eka Parsandika memaparkan sebanyak 100 tatto artist berkontestasi dalam gelaran ini.

 

Adapun tema dalam kontes tahun ini yaitu 'Air,' yang berarti tentang air dan semua eleme yang menyangkut dalam air. Seperti Iaut, pantai, biota, mitologi, tempat, atau lainnya yang ada keterkaitan unsur Bali.

"Kategorinya ada Finelane Tatto; Old School; Freehand Horror Surealism; dan Freehand Asian Style. Yang berbeda tahun ini yaitu ada kategori freehand," tuturnya ketika ditemui di Graha Yowana Suci, kemarin (29/6).

 

Kategori freehand yakni menggambar tatto menggunakan pulpen tanpa cetakan. Para peserta pun sudah mendaftar sejak awal bulan lalu.

 

"Kami buka sekitar tiga hari sudah sold out pendaftarannya dengan 100 peserta. Memang kami batasi karena tempat, dengan satu kategori diisi 30 orang," sambungnya.

Selain kontes tatto, acara ini diramaikan juga dengan kegiatan talkshow, tatto award, dan kehadiran legendaris tatto yang ada di Bali.

 

Selama dua hari, masyarakat dapat mengunjungi Denpasar Tatto Fest 2024 sekaligus mendatangi 14 tatto artist exhibition dan sejumlah community booth lainnya.

 

Terkait perkembangan tatto di Bali, menurutnya kian berkembang dengan semakin banyaknya tatto artist maupun pendatang baru yang baru terjun.

"(Diharapkan, red) tatto di Bali itu makin dikenal dan makin banyak artis-artis yang profesional. Kemudian juga makin banyak studio tato yang standarnya sudah berkelas internasional," kata Eka.

 

Selain itu juga agar makin banyak tatto artist yang bisa mengahrumkan nama Bali di kancah internasional. Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa turut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.

 

"Saya tidak menyangka antusias masyarakat Kota Denpasar, khususnya anak-anak muda untuk datang kemudian juga labgsung ikut aktif di dalam acara ini," ujarnya.

 

Terlebih ada potensi ekonomi yang cukup tinggi yang bisa dimanfaatkan melalui Denpasar Tatto Fest 2024. Dirinya pun berharap agar anak-anak muda di Kota Denpasar dapat berkreativitas sesuai dengan bidangnya masing-masing.

 

"Begitu juga kami melihat tatto ini menjadi sesuatu yang mempubyai nilai ekonomis atau nilai kreatif yang sangat tinggi yang kami rasakan. Sehingga Pemkot akan mendorong hal-hal positif seperti ini," sambungnya.

 

Lebih lanjut, pengunjung yang datang tak hanya dari kalangan anak muda. Tetapi ada juga pengunjung yang memanfaatkan terselenggaranya acara ini untuk berjalan-jalan bersama keluarga, seperti halnya Gus Tra, 37 yang juga mengapresiasi kegiatan ini.

 

"Dalam artian bisa mengembangkan kreativitas tatto artist Bali. Harapan saya para seni tersalurkan hobinya, ada tempatnya," kata paparnya.